WORKSHOP MENJADI GURU DAN WALI KELAS YANG DIRINDUKAN

LEBAK_ Persiapan tahun ajaran baru 2020-2021, SMPT Al-Qudwah mengadakan workshop cara menjadi guru dan wali kelas yang selalu dirindukan siswa. Acara ini diselenggarakan pada hari Kamis, 25 Juni 2021 bertempat di aula SMP.

“Siswa yang merindukan gurunya, mempunyai ciri-ciri: betah di kelas, menjadikannya sebagai idola, bahagia bersamanya, jika bertemu menyukainya, menghormati posisi keberadaannya dan  ketidakhadirannya dicari serta dipertanyakan,” ungkap pernyataan awal M.Furqon Zahidi seorang trainer dan konsultan pendidikan.

“Menjadi seorang guru yang dirindukan, ada beberapa tips yang harus dilakukan.  Pertama, luruskan niat untuk pengabdian dan cinta terhadap Sang Kuasa. Kedua, tumbuhkan cinta membangun energi dari dalam diri. Ketiga, jadilah pribadi yang menyenangkan, santun, ramah, humoris, santai dan memahami kondisi siswa. Terakhir kempat, lakukan aksi terbaik, persiapan mengajar terbaik,” lanjut paparan M. Furqon Zahidi.

Persiapan perencanaan terbaik dilakukan jauh hari sebelum mulai pembelajaran. “Ada tiga hal inti dalam perencanaan persiapan pembelajaran yaitu pembuka, inti dan penutup. Pada bagian pembuka, guru melakukan cek kehadiran, membuat aturan kelas (kontrak belajar), membangun sugesti untuk bahagia bisa dengan menggunakan ice breaking (permainan gajah semut, tepuk pagi, topi saya bundar, dan lain-lain) serta appersepsi.  Appersepsi dalam mengarahkan anak pada materi yang akan di sampaikan bisa dengan cara bercerita, visualisasi, simulasi dan mendatangkan tokoh,” jelas M.Furqon Zahidi secara terperinci.

Pada bagian inti, menggunakan konsep terpadu. “Pada bagian inti, kita meramu beberapa kegiatan menjadi satu kesinambungan terhadap materi dengan cara menelaah, mengeksplorasi, merumuskan, mempresentasikan, mengaplikasikan dan menginterkoneksikan duniawi serta ukhrowinya,” lanjut penjelasan M.Furqon Zahidi.

Bagian terakhir dalam perencaan pembelajaran yaitu penutup. “Sebelum pembelajaran ditutup, alangkah baiknya siswa mengambil kesimpulan terhadap materi yang telah dipelajari serta mengaplikasikannya dalam kehidupan duniawi agar bisa menjadi amalan ukhrowi,” jelas M.Furqon Zahidi.

Setiap kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, guru harus melibatkan siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar. Jika hanya melihat saja, siswa bisa memahami 30%, mendengar 40%, melakukan 60%. “Oleh karena itu, alangkah baiknya jika melihat, mendengar dan melakukan dikombinasikan menjadi satu dalam kegiatan pembelajaran sehingga siswa bisa memahami 90% dari materi yang disampaikan,” pungkas pernyataan M.Furqon Zahidi.

Komentar
Kirim Komentar

Berapakah Hasil Penjumalah 10+7

Download Aplikasi

ElearningQu
Belajar jadi lebih mudah!

1

Download Aplikasi ElearningQu

Download aplikasi ElearningQu melalui Play Store.

2

Belajar Jadi Lebih Mudah

Gunakan aplikasi ElearningQu untuk pembelajaran online di lingkungan Sekolah Terpadu Al-Qudwah

Berlangganan Berita di AlQudwah.Id

Jika Anda ingin berlangganan berita dari website AlQudwah.Id, silahkan isikan alamat email anda. Kami akan menginformasikan saat ada berita terbaru.

Alamat Email Anda