Sikapi Kemarau Panjang, Al Qudwah Gelar Salat Istisqa

0
63

Allah memberikan ujian kepada kita berupa bencana kemarau berkepanjangan. Berbulan-bulan tidak hujan. Kekeringan melanda di berbagai tempat di Indonesia. Bumi kekeringan.

Menyikapi kondisi tersebut, sekolah Al Qudwah menggelar salat istisqa atau salat minta hujan. Salat istisqa diadakan pada Senin (30/9/2019) pukul 08.00 WIB yang diadakan di lapangan Badar komplek sekolah Al Qudwah. Bertindak sebagai imam dan khatib adalah KH Samson Rahman MA.

Sementara itu, dalam sambutannya, kepala yayasan Qudwatul Ummah, KH A’la Rotbi, LC mengimbau tiga hal.

“Pertama, Allah menurunkan ujian atau bencana karena kita berdosa. Maka, mari kita perbanyak istighfar dan taubat agar Allah mengampuni kita dan segera menurunkan hujan untuk kita.”

“Kedua, agar Allah mengampuni dosa kita juga, perbanyak sedekah. Sesuai hadist Rasulullah,
“Padamkan marahnya Allah dengan sedekah”.

“Ketiga, Doa adalah senjata umat Islam. Maka perbanyak doa. Minta kepada Allah dan bukan yang lain. Ayo serius berdoa kepada Allah agar menjaga negara kita.”

Sementara itu, salah khutbahnya KH Samson Rahman mengingatkan bahwa setiap ujian hendaknya disikapi dengan kenaikan kualitas diri.

“Terhadap bencana yang melanda bangsa, tidak henti-hentinya kita evaluasi diri. Bahwa kita benar-benar makhluk yang lemah. Mari kita senantiasa memperbaiki kualitas keimanan kita. Agar Allah senantiasa melimpahkan kita dengan kasih sayangNya.”

Pelaksanaan salat istisqa menjadi pembelajaran bagi civitas akademika Al Qudwah. Terutama anak-anak yang mungkin baru kali pertama itu mendapatkan pengalaman tersebut.

Hujan Deras

Sementara itu, sorenya, seakan menjawab doa-doa yang dipanjatkan, hujan lebat terjadi sore itu. Tidk kurang dari setengah jam lamanya, hujan membuat basah tanah dan meninggalkan genangan air. Lebih dari cukup untuk menyiram debu dan memberikan minum bagi tumbuhan.

Wilayah Rangkasbitung dan sekitarnya dilanda hujan lebat. Tentu ini berkat doa kita semua. Hujan yang turun juga menjadi ujian bagi kita apakah kita merasa sombong atau semakin tunduk pada Allah.

Berbagai ucapan syukur dan doa terlantun dengan adanya hujan ini.

“Alhamdulillah… Allahumma syayyiban naafi’aan…”

“Alhamdulillah. Hujan turun sangat deras. Kita mohon pada Allah agar menyertakan rahmatNya melalui hujan ini”

‘Pot2 yg ada di teras Lembaga… tlg turunkan ke halaman🙏”

“Bapak/ibu guru yg di kelas silahkan tadabbur ijabah sholat istisqo kita yg langsung hujan deras ini.”

Supadilah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here