Al Qudwah Boarding School Melaksanakan Pekan Literasi

0
429

Oleh: Ivan Said Afandi

Pekan lalu (21-28 April 2018), menjadi pekan literasi  bagi santri Al Qudwah Boarding School. Setelah agenda-agenda besar sukses terlaksana, dari mulai mukhoyam lughowi & rihlah tarbawi-ilmi. Kali ini pengurus pondok membuat agenda Literacy week bagi kelas VII dan kelas VIII, sementara kelas IX melaksanakan UNBK. Selalu saja ada cara agar santri selalu menyibukkan diri dengan  kegiatan-kegiatan yang bernutrisi dan bermanfaat. Kegiatan kali ini masih bagian dari rangkaian dan follow up kunjungan IBF 2018.

Agenda besar selama satu pekan ini, di buka langsung oleh pimpinan Al Qudwah Boarding School KH. Samson Rahman,MA. Pada sabtu malam, tanggal 21 April 2018 ba’da shalat magrib. Beliau menginstruksikan  seluruh santri mengambil buku yang sudah dibelinya di IBF 2018, kemudian ISMA sebagai organisasi santri, mencatat seluruh judul buku yang sudah di bawa.  setelah semua buku selesai di catat. Pak Kiyai menegaskan, bahwa salah satu buku yang sudah dibeli harus menjadi buku yang  wajib dibaca dan selesai selama pekan tersebut. Bukan hanya itu, tugas selanjutnya adalah membuat resensi buku yang sudah dibaca serta mempresentasikannya. Kelas IX pekan tersebut melaksanakan UNBK, mereka diberikan dispensasi untuk tidak ikut program. Dengan catatan tetap belajar dengan sungguh-sungguh untuk persiapan UNBK di pekan tersebut. Selanjutnya  bada shalat Isya pak kiyai melakukan sosialisasi yang sama untuk santi putri  di mushalla Al-Quds.

 Setelah instruksi tersebut disamapiakan. Pembina ISMA & ISTIMA, Ust. Fikri Ismail, membuat rundown kegiatan selama satu pekan. rundown tersebut akan menjadi acuan bagi seluruh musyrif dan musyrifah serta organisasi santri ISMA & ISTIMA. Ada beberapa agenda yang dimodifikasi oleh musyrifah & ISTIMA dengan penyesuaian terhadap kondisi santri putri. Namun seluruh kegiatan tetap dilaksanakan dengan antusias dan semangat.

Malam itu juga, ba’da shalat Isya, semua santri sudah mulai melaksanakan program membacanya. Untuk santri putra terpusat di aula SMPT Al Qudwah Boarding School, dan santri putri terpusat di aula Granada. Semua santri berusaha keras menyelesaikan buku bacaannya. Terlihat dari usaha mereka menahan kantuk saat membaca buku, dan berkonsentrasi penuh mencerna isi buku. Namun tetap saja pihak pondok memberikan batas waktu sampai pukul 22.00 agar santri tidak terlambat shalat subuh berjamaah. Di pagi hari, seluruh santri sudah kembali bersama bukunya. Kegiatan membaca ini berlangsung selama 3 hari. Bukan hanya membaca, bagi santri putra dan putri yang masih belum mencapai target hafalan mufrodatnya pada agenda mukhoyam lughowi kemarin, masih tetap ditagih menyetorkan hafalannya.  Di hari ke-3 santri yang sudah selesai membaca dan membuat resensi sudah diperkenankan untuk mempresentasikannya. Kemudian mendapatkan komentar dari Musyrif dan musyrifah yang bertugas. Baru sampai hari ke-3 saja, beberapa santri sudah berhasil menyelesaikan buku bacaannya. Karena waktu yang terbatas, maka kegiatan presentasi dilanjutkan pada hari berikutnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here